SMP Quranic Science Boarding School

Jl. Radinal Muchtar, Jagabaya Desa Rajadatu Kec. Cineam Kab. Tasikmalaya Jawa Barat 46198

"TERAKREDITASI A"

Hafizh, Cerdas & Mampu Memimpin

PRESTASI DI TENGAH PANDEMI SISWA SMA QSBS RAIH MEDALI PERAK OLIMPIADE KIMIA INDONESIA

Kamis, 28 Januari 2021 ~ Oleh Admin QSBS ~ Dilihat 244 Kali

Kab. Tasikmalaya - Kabar baik di tengah pandemi Covid-19 ini, M. Dihya Aby Abdi Manaf atau akrab disapa IBNI ini berhasil kembali membanggakan SMA Quranic Science Boarding School di ajang Olimpiade Kimia Indonesia (OKI) dengan meraih juara 2 Nasional. Ibni yang merupakan satu-satunya finalis dari kelas X ini, akhirnya menggondol medali perak di tingkat nasional 27/01/2001.

Olimpiade Kimia Indonesia (OKI) adalah sebuah sarana dalam peningkatan kemampuan siswa/i Indonesia di bidang sains khususnya Kimia yang diselenggarakan oleh Indonesia Scientific Society (ISS) atau Masyarakat Ilmiah Indonesia. ISS ini merupakan organisasi non-profit yang memiliki misi utama memajukan dunia ilmu pengetahuan dan pendidikan Indonesia.

OKI diperuntukan untuk siswa/i kelas IX, X, XI dan XII dari seluruh Indonesia. Pada ajang ini, siswa/i Indonesia diuji keterampilan dan ketangkasan dalam mengerjakan soal-soal Kimia yang dapat menumbuhkan sikap positif khususnya dalam hal berfikir kritis dan bersikap ilmiah.

Segala perjuangan Ibni membuahkan hasil, ia akhirnya berkesempatan mewakili Indonesia pada International Fun Science Olympiad di Jerman 2021. Kemampuannya tak diragukan lagi, hingga ia dijanjikan untuk rekomendasikan masuk ke PTN Indonesia.

Pada babak final, Ibni harus melawan sebanyak 50 finalis OKI 2021 pada hari Sabtu (23/1). Pada babak ini, semua finalis mengerjakan 60 soal kimia dalam 2 bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan tingkat kesulitan tinggi.

50 finalis ini kemuadian akan memperebutkan 10 tempat di babak Grand Final yang akan berlangsung pada hari Minggu (24/1). Setelah melewati proses yang sangat ketat di babak semifinal final, Ibni terpilih menjadi salah satu dari 10 Grand Finalis yang bertanding pada babak Grand Final OKI 2021 yang dilaksanakan pada Minggu (24/1).

Pada babak grand final ini agak berbeda dengan babak sebelumnya, di mana peserta diberikan 1 soal studi kasus yang dikembangkan dalam uraian jawaban lalu dituangkan dalam powerpoint untuk dipersentasikan di hadapan dewan juri. Pola seperti ini diterapkan untuk melihat sejauh mana intelektualitas, kreativitas dan communication skill terhadap permasalahan di bidang Kimia.

Setelah melewati proses yang panjang, diambil 5 orang pemenang, dan Ibni salah satu siswa di antaranya, dan ia juga merupakan satu-satunya siswa yang membawa harum sekolah Islam di Tasikmalaya dengan menempati juara kedua.

Pada Kompetisi OKI ini, Umi Pipit selaku orang tua dari Ibni mengakui bahwa tidak ada persiapan yang panjang untuk mengikuti olimpiade yang satu ini, terlebih karena Ibni juga sedang berlatih untuk mengikuti olimpiade Kimia yang diselenggarakan oleh International Chemistry Olympiad (IChO).

“Dari kecil Ibni sering diajak diskusi oleh saya, dia anak yang suka membaca. Pola belajarnya yang Ibni lakuk bisa berjalan, dengan cara membuat jadwal yang disepakati bersama, dan dibuat dengan nyaman tanpa tuntutan, hal itu dilakukan agar anak nantinya tidak saling menuduh siapa yang salah”, tutur Umi Pipit.

Kegiatan olimpiade kimia ini diharapkan menjadi wujud penjaringan talenta Ibni di bidang kimia, agar memberikan manfaat di masa depan.

Prestasi Ibni

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT