SMP Quranic Science Boarding School

Jl. Radinal Muchtar, Jagabaya Desa Rajadatu Kec. Cineam Kab. Tasikmalaya Jawa Barat 46198

"TERAKREDITASI A"

Hafizh, Cerdas & Mampu Memimpin

Pembelajaran Quranic Science Approach (QSA) Kelas 7 SMP QSBS

Rabu, 23 September 2020 ~ Oleh Admin QSBS ~ Dilihat 87 Kali

Pembelajaran Quranic Science Approach (QSA)
SMP Quranic Science Boarding School
Materi Interaksi Sosial (Kelas 7)

Interaksi sosial sangat penting bagi kehidupan manusia karena secara harfiah, manusia adalah makhluk sosial (zoon politicon) yang berarti bahwa seluruh manusia tidak dapat hidup sendiri dan ditakdirkan untuk hidup bermasyarakat serta berinteraksi satu sama lainnya demi tercapainya pemenuhan kebutuhan-kebutuhan dalam hidupnya.

Interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik yang terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok. Ketika antara individu maupun kelompok manusia saling berhubungan maka saat itu sedang terjadi aktivitas dari interaksi sosial. Interaksi sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Allah SWT berfirman dalam QS Al-Hujurat Ayat 13 yang artinya “Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. Dalam ayat tersebut Allah telah memerintahkan manusia untuk saling kenal mengenal, dimana hal tersebut merupakan salah satu bentuk interaksi sosial.

Dengan belajar materi interaksi sosial santri didorong agar mampu memahami ciri-ciri interaksi sosial, syarat terjadinya interaksi sosial, faktor pendorong interaksi sosial serta bentuk-bentuk interaksi sosial. Hal itu akan membantu santri dalam melakukan interaksi sosial baik di sekolah ataupun asrama.

SMP Quranic Science Boarding School merupakan sekolah berasrama atau pesantren, dimana santrinya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Karena tinggal di asrama maka interaksi antar santri akan sering terjadi. Interaksi yang terjadi antara sesama santri yang memiliki latar belakang yang berbeda, baik budaya maupun karakter pribadi yang melekat pada diri masing-masing santri, terkadang bisa menimbulkan perselisihan baik berupa kesalah pahaman dalam memandang suatu keadaan ataupun perbedaan sudut pandang, sehingga kemampuan santri dalam hal berinteraksi sosial disini akan di uji.

Namun dalam islam, hal seperti ini tidak boleh menjadikan seseorang surut dan urung niat serta memilih menyendiri daripada berinteraksi dengan sesama. Santri SMP QSBS dibimbing dan diarahkan agar melihat perselisihan yang terjadi dalam berinteraksi sosial merupakan sebagai bahan pelajaran dan ujian kesabaran serta memandangnya sebagai sebuah tantangan dalam kehidupan majemuk, karena ini merupakan sebagai sebuah keutamaan sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW dalam salah satu haditsnya bahwa “Seseorang mukmin yang bergaul dan bersabar terhadap gangguan manusia, lebih besar pahalanya daripada yang tidak bergaul dengan manusia dan tidak bersabar dalam menghadapi gangguan mereka” (HR Ahmad dan At Tirmidzi).

Apabila santri sudah mengerti makna kebermanfaatan tentu tidak akan menjadikan segala sesuatunya menjadi sia-sia. Santri akan selalu berharap bahwa dalam setiap interaksi sosial yang terjadi terdapat nilai ibadah serta berharap akan menyebarnya nilai-nilai positif dalam tiap diri yang terlibat didalamnya. Dan pada akhirnya, apa yang dihasilkan dari sebuah interaksi dapat membangun semangat keimanan dalam mengajak manusia menuju ke jalan yang di ridhoi Allah SWT serta munculnya rasa kasih sayang, tolong menolong dalam hal kebaikan dan perbaikan serta persaudaraan sehingga semakin meningkatkan kualitas penghambaan kepada Allah SWT dari waktu ke waktu.

 

QSA---

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT