SMP Quranic Science Boarding School

Jl. Radinal Muchtar, Jagabaya Desa Rajadatu Kec. Cineam Kab. Tasikmalaya Jawa Barat 46198

"TERAKREDITASI A"

Hafizh, Cerdas & Mampu Memimpin

No Wonder Without A Wander

Jum'at, 02 Oktober 2020 ~ Oleh Admin QSBS ~ Dilihat 130 Kali

No wonder
without a wander.

(Alih bahasa: tidak ada pertanyaan tanpa sebuah perjalanan)

 

“Bikin kantong kresek tapi jangan dari plastik!”, ujar Zahra Nur Aulia Fatimah anggota ekstrakurikuler Al-Kautsar 561 Science Generation (SG) kelas 7, di tengah sesi fun science hari Senin (14 September 2020) lalu.

 

“Nunggu kopinya jadi itu empat tahun? Lama banget, bisa lebih cepet gak?”, Ilham Fahmi Arifin, anggota SG lain kelas 9, berujar lesu. Pak Yasa Arifin, selaku narasumber pada sesi outing silvikultura Rabu kemarin (30 September 2020), hanya tersenyum simpul mendengarnya.

 

“Kenapa kita gak suruh salak Cineam untuk balik lagi?”, ujar Delvi Anggraini anggota lain dari kelas 7, setelah mendengar penjelasan plasma nutfah yang terancam hilang. Dijelaskan oleh Pak Cucu, selaku mantan ketua kelompok tani MITRA I, pada sesi yang sama mengenai hortikultura pada hari Senin (21 September 2020).

 

Layaknya menanam padi, perjalanan SG di awal semester ganjil ini sedang giat-giatnya menyemai benih-benih pertanyaan di petak-petak ide penelitian baru. Semangat untuk mengisi kekosongan inovasi untuk menyukseskan tren health dan tren clean dari Al-Kautsar 561, mengawali perjalanan SG dengan tema ketahanan pangan (food sovereignty). Hal ini sejalan dengan napas Agenda Tujuan Perkembangan Berkelanjutan 2030 (United Nations Sustainable Development Goals 2030/ UN SDGs 2030) tujuan nomor 2: Mengakhiri Kelaparan. Tujuan ini bersinggungan dengan tujuan nomor 13: Penanganan Perubahan Iklim, nomor 14: Menjaga Ekosistem Laut, dan nomor 15: Menjaga Ekosistem Darat. Quran surat An-Nahl (16) ayat 65-70 adalah oksigen dari nyala api rangkaian kegiatan SG yang terdiri dari introductory brainstorming, fun science, outing, dan hot pot.

 

Diawali dengan introductory brainstorming atau diskusi pengenalan topik pada minggu pertama, teman-teman SG dikenalkan pada isu mengenai celah besar di antara kelompok sosial dan daerah akan akses terhadap sumber protein hewani. Hadist Riwayat (HR) Baihaqi yang memvalidasi kehalalan belalang sebagai sumber protein alternatif, mendasari perjalanan SG di minggu pertama.

 

Film pendek A Plentiful Feast oleh Jonathan Debiens diputarkan pada sesi fun science di minggu ke dua. Hujan komentar dan pertanyaan bernada empati mengakhiri sesi nobar (nonton bareng) pertama ini. Teman-teman SG berhasil mengekstrak pesan dari isu kiamat plastik (plastic catastrophe) dan kelangkaan sumber pangan laut (overfishing) dari film bisu (silent movie) tersebut. Nyatanya pada saat permainan dimulai, teman-teman SG lebih banyak memilih untuk kalah, karena konsekuensi kekalahannya lebih menarik (disiram air) ketimbang menjadi pemenang (kering)*. Sesi ini berakhir dengan refleksi yang menggaris bawahi bahwa apa yang telah kita lakukan selama ini adalah sebuah ironi terselubung ber asas kan ketidaktahuan. Ketidaktahuan bahwa fenomena kelaparan tidak sedang bercanda.

 

Refleksi ini mengantarkan SG pada sesi outing di minggu ke tiga. Jawaban-jawaban dari narasumber dan kenyataan keadaan adalah kaca pembesar terhadap isu-isu yang telah didiskusikan pada sesi-sesi sebelumnya. Sebagai salah satu metode mengolah makanan yang sedang nge-tren, analogi hot pot digunakan untuk mengolah semua bahan baku mentah penelitian berupa pertanyaan dan pernyataan ke dalam satu wadah besar dengan api yang sedang menyala di tengah meja makan. Sesi hot pot yang dilaksanakan di minggu ke empat, berhasil mengumpulkan “bahan baku” berkualitas dari teman-teman SG. Pengolahan bahan baku tersebut dikompori dengan pengenalan alur pikir penelitian yang divisualisasikan dalam the arch of research (diadaptasi dari Jalongo dan Sarocho, 2017). Layaknya hot pot, semua teman-teman SG berpartisipasi menyaksikan proses kematangan setiap ide dan jelas menantikan hasil akhirnya berupa implementasi penelitian.

 

Puji dan syukur kepada Sang Maha Pemilik Ilmu, perjalanan SG bulan ini berbuah ide-ide segar dan semangat untuk terus berjalan dalam bereksplorasi di khazanah ilmu. Spirit Rasulullah SAW sebagai rahmat bagi semua (rahmatan lil alamin) akan terus bersemayam di nadi SG untuk menyebarkan resultan kebaikan ilmu kepada alam dan sesama. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, SG siap menyongsong perjalanan berikutnya, untuk pertanyaan-pertanyaan baru yang menggugah akal, memupuk asa dan menyembuhkan keadaan.

 

*) Bermainan membagi dua kelompok (kelompok masalah dan solusi, bertemakan kiamat plastik dan kelangkaan pangan). Wasit akan menyebutkan masalah kepada kelompok solusi. Kelompok solusi harus memberikan jawaban mengenai solusi yang dapat diiimplementasikan untuk memecahkan masalah. Ketika kelompok solusi tidak dapat menjawab, kelompok tersebut akan disiram air sebagai representasi dari masalah yang tidak terpecahkan, yaitu kelaparan (tubuh manusia akan merespon perubahan suhu secara tiba-tiba dengan menggigil, kurang lebih sama ketika tubuh manusia kekurangan asupan energi).

 

Foto-foto kegiatan dapat diakses di tautan berikut: https://drive.google.com/drive/folders/1T3Ap3olvpIViOwq6TWDRhE8A-42L_yvC?usp=sharing

Ekstrakurikuler

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT